(CERPEN) CAMPING DISAMBUT PRIA BERJONGKOK
Cerpen Karangan : Akh. Ramadhani
Kategori : Cerpen Liburan, Cerpen Bahasa Daerah, Cerpen Lucu
Alamat : Manding,
Sumenep – Jawa Timur
ID IG : @dhani_rama73
Email :
ahmaddanirama@gmail.com
Pagi menjelang siang,
aku bersama teman rumah berkemas untuk mempersiapkan camping ditepi pantai yang
elok nan tenang. Pada saat itu hari yang cerah menyelimuti kabupaten sumenep
tercinta, sehingga tak terasa kucuran keringat membasahi tubuh ini.
Oiya sebelum dilanjut,
perkenalkan diriku terlebih dahulu. Namaku Akh. Ramadhani. Biasa di panggil
Dhani. Aku bersama home friend’s berencana camping di ujung timur Kabupaten
Sumenep. Sebut saja Pantai Leggung. Jika kita berbicara Leggung pasti
masyarakat luas akan memikirkan akan sebuah kampung yang banyak akan pasir,
karena masyarakat Leggung mayoritas penduduknya tidur dan beraktivitas
beralaskan pasir.
Sekitar jam 9, diriku
bersama teman bergegas berangkat ke Pantai Leggung. Di perjalanan kami
dipandang beribu pasang mata ibarat komunitas motor yang melakukan pawai.
Sesampainya disana motor kami titipkan dirumah warga setempat yang ternyata
dihalaman rumahnya banyak butiran-butiran pasir yang menyambut akan kedatangan
kami.
Adzan Dzuhur
berkumandang, sebagai tanda aku harus mendirikan shalat, sekaligus tanda bahwa
tenda sudah berhasil kami dirikan. Waktu berevolusi sangat cepat, kedatangan
senja sebagai akhir peluit panjang dari permainan seru sepakbola kami.
Waktu sudah semakin
larut malam dengan disertai kesunyian, adalah sebagai awal kami untuk
menyibukkan diri masing-masing. Ada sepasang mata yang memandangi layar
handphonenya untuk menyudahi sebuah kerinduan ke bebebnya, ada sepasang
jari-jemari lihai yang menari dengan menghasilkan suara syahdunya, serta ada
berbagai pasang mata yang terfokus akan hangatnya api unggun. Hal itu kami
lakukan, sebelum kami beranjak tidur beralaskan tikar dan pasir.
Fajar menyingsing, dan
suara bergema mesin perahu nelayan dimana-mana adalah alarm terindah yang belum
pernah kami jumpai sebelumnya. Hari begitu sangat tenang, aku tatapi dari ujung
timur pantai ternyata banyak gundukan pasir halus nan elok, lalu kupindahkan
haluan pandanganku ke ujung barat, ternyata ada banyak pria berjongkok yang
berjejer di sepanjang pantai. Pada saat itu juga, aku mencoba bertanya kepada
temenku. Sedang apa dia? Apakah dia mencari hewan kecil lorjuk sebagai campuran
rengginang? Temenku menggelengkan kepala dengan disertai tawa yang
terbahak-bahak.
Lalu temenku
menjawabnya, dia sedang membuang hajat. Yang kemudian jawaban sesingkat itu
pun, langsung aku sambut dengan tawa terbahak-bahak juga. Ha...ha...ha... nemmo
bhei.